Thursday, 26 December 2013

STORY


KEAJAIBAN SEULAS SENYUM

Kisah ini kualami sendiri tepat 10 tahun yang lalu, saat aku kelas 3 SD. Walaupun sudah berlangsung lama, kejadian itu tetap membekas di hatiku. Saat itu bulan Ramadhan dan aku sedang menunggu kepulangan Ibu yang pergi dari sore hari. Hari sudah menjelang maghrib dan Ibuku belum juga pulang. Bibi yang membantu urusan rumah tangga sudah berkali-kali mengingatkanku untuk berbuka puasa namun aku tak mau meminum seteguk airpun sebelum Ibu pulang.
Aku akhirnya menyerah setelah rasa dahaga menguasaiku, dengan mengucap do’a aku perlahan meneguk air teh yang sudah disediakan sebelumnya oleh Bibi. Tiba-tiba datanglah Bude (Bahasa Jawa kakak dari Ibu) yang mengabarkan bahwa Ibu pingsan ditempat praktek dokter sebelum beliau sempat diperiksa, dokter yang kewalahan langsung memanggil ambulans dan kami membawa Ibu ke rumah sakit terdekat (berkisar 45 menit dari tempat tinggalku). Disepanjang jalan aku menangis melihat kondisi Ibu yang sangat lemah.
Ibuku langsung dibawa ke UGD karena kondisinya yang sudah gawat, setelah beberapa lama dokter bilang bahwa Ibuku harus dirawat di ICU. Setelah Ibu dibawa ke ruang ICU, para anggota keluarga bergantian masuk ruang ICU, namun aku sendiri belum diperbolehkan karena masih kecil. Saat itu aku hanya anak kecil yang tak tahu apa yang harus dilakukan. Yang aku tahu sekarang Ibu sedang kesakitan disana, diatas ranjang dibalik kaca ini. Aku hanya bisa memandang Ibu dari jauh, tubuhnya terbujur lemas diatas kasur, aku ingin menangis lagi tapi aku tahu itu tak akan mengubah apapun bahkan akan membuat keluargaku yang lain lebih kerepotan.
Akupun menerima jika dirumah sakit ini tidak ada ruangan untuk istirahat bagi para pasien yang berada di ICU sehingga kami harus tidur diatas tikar didepan ruang ICU. Udara malam begitu dingin menerpa tubuhku tapi aku tahu Ibu jauh lebih menderita daripada aku sekarang jadi aku tak banyak berkomentar, kutarik kain tipis pemberian pamanku yang seharusnya berfungsi sebagai selimut hingga hampir menutupi tubuhku, dingin tak seberapa asalkan aku dapat menemani Ibu malam ini. Aku berharap esok Ibu dapat terbangun dan menyapaku dengan senyuman, tanpa sadar setitik air mata menetes di pipiku. Aku mengucapkan do’a sebelum tidur dan untuk kesembuhan Ibuku.
Esoknya menurut dokter yang merawat Ibu, beliau sudah siuman namun masih belum boleh dipindahkan ke ruang rawat jalan. Aku pun pulang karena harus mengambil baju ganti Ibu bersama nenek dan Bapak. Setelah itu aku tak boleh ikut lagi ke rumah sakit karena dianggap akan merepotkan orang-orang disana, untuk sementara waktu aku tinggal dengan nenek. Aku hanya bisa bertemu dengan Bapak seminggu sekali, bahkan Ibu sama sekali tak bisa kutemui karena jarak rumah sakit yang jauh.
Beberapa bulan kemudian Ibu diizinkan untuk pulang namun kondisi Ibu sudah tidak sama dengan dulu lagi. Menurut Bapak, Ibu terkena stroke sehingga sebagian tubuhnya tidak dapat digerakkan sama sekali. Beliau tak ubahnya seorang bayi yang baru lahir, semua harus diurus oleh orang lain. Aku sangat sedih melihat Ibu dalam kondisi seperti ini. Ibuku bahkan tidak bisa menyebut namaku dengan lancar, Beliau seperti baru pertama kalinya diajari untuk berbicara. Bahkan aku harus diperkenalkan sebagai anaknya, seperti kita baru saja bertemu. Setiap malam, aku selalu menyusun kursi-kursi disamping ranjang Ibu (karena yang beliau gunakan adalah single bed) agar aku bisa tidur disisi Ibu.
Beberapa minggu telah berlalu dan tak ada perubahan berarti pada kondisi Ibu, akhirnya kami membawa Ibu ke tempat pengobatan alternatif yang jauh dari tempat tinggal kami. Setiap hari sabtu sore aku akan mengunjungi Ibu dan pada hari Minggu sore aku pulang karena aku harus sekolah. Setelah 6 bulan dirawat, Ibuku menunjukkan perkembangan berarti. Beliau sudah dapat berjalan sendiri (walaupun kurang lancar) dan berbicara (belum lancar).
 Aku senang sekali, tetapi karena biaya pengobatan yang mahal akhirnya Ibuku dipulangkan dan Bapak mencoba berbagai tempat pengobatan alternatif lain. Aku masih ingat sekali, ada banyak tempat dimana Ibu berobat. Ada suatu tempat yang menggunakan metode silet (kulit pasien disilet dan dikeluarkan darah kotornya), ada yang menggunakan metode dikerok, pijat, listrik dan lain-lain.
Namun, tak ada satupun metode yang membuat perubahan berarti. Akhirnya karena permintaan Ibu sendiri, Bapak berhenti membawa Ibu ke berbagai tempat pengobatan tradisional. Ibu ingin merawat anak-anaknya sendiri yang menurut beliau sudah lama tak terurus (aku dan adikku). Ibu mulai belajar untuk memasak sendiri (walaupun dalam beberapa hal masih harus dibantu oleh bibi pengurus).
Waktu itu, saat aku baru pulang sekolah, Ibu dengan bangga menghidangkan sup buatannya sendiri untuk pertama kalinya setelah beliau sakit dihadapan kami sekeluarga dengan senyuman hangat. Dan apakah kau tahu? Itu adalah senyuman yang telah lama tak kulihat. Sebuah keajaiban dunia bagi seorang anak adalah ketika melihat senyum bahagia Ibunya. Ya, bagiku senyuman bahagia Ibu adalah keajaiban yang jauh melebihi semua bangunan-bangunan di halaman belakang buku atlas dunia yang bahkan belum pernah aku lihat satupun secara langsung. Aku telah melihat sendiri suatu keajaiban nyata dihadapanku saat itu, senyuman Ibu. 
Karena aku tahu seberapa besar perjuangan beliau untuk sekedar membuat sepanci sup hangat untuk makan siang kami. Karena aku paham seberapa besar harapan dan kasih sayang Ibu yang tertuang dalam sepanci sup untuk keluarganya ini. Untuk seseorang yang biasa menggunakan tangan kanan, sangat sulit tentunya bagi Ibu yang sekarang harus bergantung kepada tangan kirinya untuk membuat sup hanya karena ganasnya penyakit. Jujur akupun tak tahu bagaimana cara beliau membuatnya (karena Bibi pengurus tak datang pada hari itu), kurasa hanya Ibu dan Tuhan yang tahu (karena semua orang baru pulang, akulah yang pertama datang dan langsung membantu Ibu membawakan sup yang baru matang dari atas kompor ke meja makan).
Bila kau tanya padaku apa aku suka pada tokoh superhero, aku jawab  iya, karena aku telah melihat sendiri kemampuan seorang wonder woman, yaitu Ibuku. Dan hingga sekarang Ibu selalu menyambutku dengan keajaibannya setiap aku pulang yaitu seulas senyum tulus dari dalam hatinya. I LOVE YOU IBU ^-^

N.B: Ini adalah tulisan pengalaman nyata saya yang pertama. Semoga dapat menginspirasi dan memberi hikmah para pembaca sekalian.


STORY


FINAL DESTINATION KKI


CHAPTER 3.


“ye..ini dia saat yang kita tunggu…pengumuman murid terbaik tahun ini..”ucap pembawa acara

“ye….wooo…”teriak orang-orang didalamnya

“ya..aku miss.Domi akan mengumumkan siapa yang akan menjadi murid terbaik tahunan tahun ini..”ucap miss Domi sambil berdiri diatas panggung

“beserta saya Mr.aldin yang akan membantu Miss, Domi memberikan piagam kepada murid-murid..”ucap Mr.aldin

“ya… murid terbaik tahun ini dengan kategori MARKETING..adalah AlFarid Mustofa dan Leti Tahliati….”ucap miss. Domi

“okay…aha..aha…aku dapat..aku dapat..”ucap Leti

“selamat ya,,”ucap Mr.aldin

“thanks..”ucap Farid

“Ya.yang selanjutnya adalah.. murid terbaik tahun ini dengan kategori Young Entrepreneur…seni adalah..Luthfiyanti D S,Grafit Primarta,dan Jet N..”

“okay..aku dapat dengan upi…hahaha”ucap Jet

“yes.aku dapat..”ucap upi

“akhirnya..dapat lagi..”ucap Grafit

“wah…Grafit dapat..kok bisa ya..hehe.”ucap MR.aldin meledek

“ah..ya iyalah ..Grafit…hehe..”ucap Grafit tertawa

“ya.. murid terbaik tahun ini dengan kategori..Operation Management…yaitu…..Elly Listya W dan Yuchan…”ucap miss. Domi

“yes..aku dapat satu gelar…”ucap Elis “ 

“wah,,Elis dapat..selamat ya…semoga tambah berprestasi nanti..”ucap Mr.aldin

“hehehe..iya ..”ucap Elis

“ya.. murid terbaik tahun ini dengan kategori..kelas Finance adalah…Ikhwan B A S dan Eka Nur S…”ucap miss Domi

“aha..aku dapat…”ucap ibas sambil berlari menaiki panggung

“yes..”ucap Eka

“ni..untuk Eka..and this one for ibas…”ucap Mr.aldin

“wait..wait..ibas dapat..kok bisa..?”Tanya Mr.aldin meledek

“ah…ya harus bisa lah..”ucap ibas

“iya..iya…”ucap MR.ALDIN

“ya..terakhir..
murid terbaik tahun ini dengan kategori…kelas inggris adalah….
Andriawan Abdi dan Galant Bellamy M.”

“yess…aku dapat gelar ini lagi…”ucap Andri

“haha..apa ku bilang..aku dapatkan..?”ucap Galant

“ya..aku juga dapat..”ucap Leti

“ini untuk Andri…selamat ya ga..semoga lebih berprestasi…Galant juga..”ucap Mr.aldin

“thanks…”ucap Andri

“iya ..whatever you say..”ucap Galant

Dan saat pembagian penghargaan selesai..semua murid memakan hidangan yang ada..dan berpesta..

“hey..Jet…kau liat Fauzi dan Dea..?”Tanya upi

“no..why..?”Tanya Jet

“tidak..aku hanya lupa mengambil telepon ku..”ucap upi

“kalu tak salah ada didekat panggung…”ucap Grafit

“oh..kalau begitu aku pergi ya..”ucap upi

“okay..”ucap Grafit

“Grafit..setelah Kuliah mau ke mana..?”Tanya Yuchan

“aku tak tau..hehe..”ucap Grafit

“aku juga..”ucap Yuchan

“hey…aku tak menyangka ini adalah kampus yang telah berumur 10 tahun..pasti sudah cukup lama” ucap Upi

“ya..dan yang anehnya..ini adalah UB ..tepat sekali…”ucap ibas

“benar..benar..lihat saja disekeliling pondasi-pondasi kampus ini ada kain dengan tulisan 10aneh ya..” ucap upi

namun tiba-tiba hal buruk terjadi…tabung gas yang tadi bocor telah meluap dan...berekasi dengan api kompor gas.dan membuat sebuah ledakan…

DUAARR….

“huh..?apa itu..?”ucap upi

“aku tak tahu..”ucap Andri

Ledakan itu membuat lampu-lampu bergoyang…dan mati menyala…ledakan kedua pun terjadi..

DUAAARRRR….

Ledakan ini membuat sebuah satu lampu jatuh..

PRANNKK….

“oh…god…ini tak bagus…”ucap Jet

“oh tidak..”ucap upi

Ledakan selanjutnya membuat hal buruk bertambah..

DUAAAARRR…..DUARR..

Lampu pun mulai berjatuhan dan getaran kencang bergetar kencang..membuat lampu Kristal bergoyang tak beraturan…dan pondasi kampus mulai retak…KRETEEKK…

“oh…kita harus lari dari sini..”ucap Andri

DUAAARRRR…

Ledakan pun terjadi lagi..dan membuat tembok dinding atas runtuh dan menutupi pintu keluar…

“oh tidak..kita terjebak disini…”ucap Grafit

Lalu api pun keluar dari lorong dapur..dan ledakan pun terus terjadi..dan didnding langit-langit pun beruntuhan.ada sekitar 8 lantai kampus ini .dan batu-batu dinding langit-langit terus berjatuhan,dan menimpa orang-orang yang ada di bawahnya.

DUAARR..

“oh my god…..lihat itu..”ucap Eka

“oh..tidak kenapa ini bisa terjadi..?”ucap miss Domi

“miss..kita harus pergi dari tempat ini…”teriak Mr.aldin

“okay..okay..”ucap miss.Domi tergesa-gesa


Tiba-tiba retakan dinding langit-langit jatuh dan menimpa miss Domi hingga hancur…dan mr.aldin pun tewas..

“oh..god…miss Domi .mr.aldin..…!!”teriak Eka…

Orang-orang yang ada didekat lorong dapur pun hangus terbakar api..dan mati seketika…lalu lampu pun terus berjatuhan…tanpa disadari ternyata ada sebuah lampu tajam yang jatuh..tepat diatas kepala Eka..

“Eka awas…!”teriak Elis

“AAAA….”teriak Eka

Lampu tajam itu tepat menancap mata Eka…dan terjatuh dengan berlumuran darah dikepala…

“oh..god..ini benar-beanr buruk…”ucap Galant

Lalu ledakan terjadi lagi dengan getaran yang sangat kencang dan membuat kaca-kaca di setiap sudut ruangan pecah..lalu salah satu pondasi kampus retak..dan terbelah dua..sehingga langit-langit beretak dengan sangat cepat ke segala arah.d.dan meretakan pondasi-pondasi lain..

DUAARRR…
WUZZ…PRAANNNNKKK….

Kaca pun berpecahan..dan terlihat Jet sedang berdiri di samping pintu keluar dan mencoba memindahkan batu-batu dari reruntuhan dinding tembok…namun tiba-tiba retakan kaca yang besar ada di atas pintu..tepat di atas kepala Jet..pecah..dan membuah serpihan-serpihan kaca itu berjatuhan dan menancap tubuh dan muka Jet..sehingga penghelihatannya buram..

“oh..god…aku tak dapat melihat…”ucap Jet sambil berjalan mencari pertolongan..

Tanpa disadari ia menginjak sebuah kursi yang sudah terjatuh..dan ia pun terjatuh..tepat diatas sebuah piagamnya sendiri…dan piagam itu menancap tepat dimulutnya…ia pun mati seketika..

“oh..god..kita harus bagaimana..?”ucap Leti…

“aku tak tahu..”ucap Galant sambil mencoba mencari jalan keluar..

“bagaimana kalu kita lewat jendela itu..lumyan kita bisa keluar..dan muat..”ucap Galant sambil berlari menuju jendela yang sudah pecah..namun terlihat di atasnya ada sebuah kaca yang belum pecah..

“aku pertama..”ucap Galant…

Saat ingin melewatinya..celananya tersangkut sebuah retakan kaca dan tak bisa keluar…lalu retakan kaca itu pun jatuh tepat di leher Galant..dan kepalanya pun terpenggal..dan darah berceceran…

“oh..my god..Galant….no…”teriak Leti..

“Grafit..kau kemana..?”ucap Elis

“aku disini..sepertinya ada sebuah pintu menuju ruangan olah Andri..”ucap Grafit

“okay..aku akan kesana..”ucap Elis sambil berlari menuju Grafit

Namun tak disangka-sangka retakan tembok langit-langit sangat besar dan membuat kipas angin jatuh…dan tepat mengenai tubuh Grafit hingga hancur tercabik-cabik kipas angin itu…semua organ tubuhnya pun terpental kemana-mana..…

“oh..god..Grafit….!!”teriak Elis

“oh..god…aku tak kuat dengan semua ini..”ucap Andri

“upi..kau tau jalan selain jalan menuju ruangan dapur?..”ucap Andri

“aku tak tahu..”ucap upi

“aku tau..ada sebuah pintu darurat menuju bawah tanah…aku tau itu dari miss.Domi..”ucap Ibas

“Okay…ikuti aku..”ucap Ibas..

Saat mencoba berjalan menuju pintu darurat…tiba-tiba retakan dari lampu Kristal terdengar keras..

KRETEK…KREETEEK..

“hey.bisa aku ikut denganmu…Galant telah tewas…dengan sangat mengenaskan..”ucap Leti sambil menangis kecil

“okay..”ucap Ibas..

saat mendekati pintu darurat..lampu Kristal itu tepat ada diatas kepala Ibas dan Leti karna mereka berdua jalan terlebih dahulu dan Andri, upi,dan Elis dibelakang mereka..

“ayo..cepat..”ucap ibas

Lalu retakan pun terjadi dan membuat lampu Kristal itu jatuh dengan batu-batu dinding langit-langit…

“Leti …AWASS..”teriak upi

“awas..nov….!!”teriak Andri

Namun Leti dan ibas tak mendengarnya dan mereka berdua pun tertiban lampu Kristal itu dan menancap di tubuh mereka..hingga hancur..

“oh..shitt….kenapa ini sangat menjadi buruk..”ucap Elis

“sudah kita harus bagaimana lagi..?pintu darurat telah terhalangi lampu Kristal itu..”ucap upi

“aku tak tau lagi..” ucap Andri ..

lalu ledakan pun masih terjadi..

DUAARRR…

Semua dinding langit-langit pun berjatuhan..dan menimpa semua orang yang ada dibawahnya..

“Farid…!!”teriak Elis

Lalu Farid pun terlempar oleh sebuah ledakan besar dan terlempar ke panggung

Dan Fauzi beserta Dea pun tewas terbakar api..

“oh..tidak…kita harus berlindung…”ucap Elis

saat hendak belari ada sebuah kabel listrik yang putus dan jatuh mengenai tubuh Elis..dan ia pun tersengat listrik…dan tiba-tiba ada sebuah pondasi tepat disamping Elis..dan pondasi itu sudah retak..dan sudah ingin patah..

lalu ledakan terjadi sangat kencang..DUAAARR..sehingga membuat pondasi yang ada disamping tubuh Elis retak..dan patah..sehingga jatuh..tepat jatuh dan meniban tubuh Elis hingga hancur..

“ELIS…!!”teriak Andri

“oh god…oh my god…”teriak upi

Lalu saat berlari lagi..ledakan pun terjadi lagi sehingga membuat reaksi yang sangat besar..api keluar dari lorong dapur dan membakar seluruh isi aula..

”ayo..ku rasa ada pintu belakang..di dapur aula...tempat pembuangan sampah…itu satu-satunya cara kita keluar…”ucap Andri

“okay..kalau itu jalannya,,”ucap upi

Mereka pun berlari menuju ruang dapur

Lalu ada sebuah seng pintu di dekat tabung gas yang akan meledak..

“ayo..itu dia pintunya..”ucap upi

“ya..kau benar..ayo..”ucap Andri

Lalu saat hendak berlari Andri terpeleset..namun upi tak mendengarnya..ia pun jalan deluan..lalu ledakan gas pun terjadi..

DUAARRR..DUAARR..DUAAAAAAAAARRRRRRR…ledakan terjadi sangat besar karna semua tabung gas meledak secara bersamaan..lalu seng yang ada di dekat tabung gas terlempar karna ledakan..dan tepat mengarah ke arah upi..

“OH..SHITT…AAAAAA.”teriak upi

Seng pintu itu langsung menancap muka upi hingga hancur…hingga kepalanya tanpa muka..karna seng pintu itu menembus sampai bagian belakang tengkorak upi..dan darah pun keluar dari kepala upi..

“OHH..GOD…UPI…”teriak Andri

Lalu ledakan api akibat ledakan gas membakar tubuh Andri ..hingga hancur..dan tengkorak serta rangka-rangka tulang tubuhnya hancur…

“AAAAAAA…”

**

“ye..ini dia saat yang kita tunggu…pengumuman murid terbaik tahun ini..”ucap pembawa acara

“ye….wooo…”teriak orang-orang didalamnya

“ya..aku miss.Domi akan mengumumkan siapa yang akan menjadi murid terbaik tahunan tahun ini..”ucap miss Domi sambil berdiri diatas panggung

“beserta saya Mr.aldin yang akan membantu Miss, Domi memberikan piagam kepada murid-murid..”ucap Mr.aldin

“ya… murid terbaik tahun ini dengan kategori MARKETING..adalah AlFarid Mustofa dan Leti Tahliati….”ucap miss. Domi

“okay…aha..aha…aku dapat..aku dapat..”ucap Leti

“selamat ya,,”ucap Mr.aldin

“thanks..”ucap Farid

“Ya.yang selanjutnya adalah.. murid terbaik tahun ini dengan kategori Young Entrepreneur…seni adalah..Luthfiyanti D S,Grafit Primarta,dan Jet N..”

“okay..aku dapat dengan upi…hahaha”ucap Jet

“yes.aku dapat..”ucap upi

“akhirnya..dapat lagi..”ucap Grafit

“wah…Grafit dapat..kok bisa ya..hehe.”ucap MR.aldin meledek

“ah..ya iyalah ..Grafit…hehe..”ucap Grafit tertawa

“ya.. murid terbaik tahun ini dengan kategori..Operation Management…yaitu…..Elly Listya W dan Yuchan…”ucap miss. Domi

“yes..aku dapat satu gelar…”ucap Elis “ 

“wah,,Elis dapat..selamat ya…semoga tambah berprestasi nanti..”ucap Mr.aldin

“hehehe..iya ..”ucap Elis

“ya.. murid terbaik tahun ini dengan kategori..kelas Finance adalah…Ikhwan B A S dan Eka Nur S…”ucap miss Domi

“aha..aku dapat…”ucap ibas sambil berlari menaiki panggung

“yes..”ucap Eka

“ni..untuk Eka..and this one for ibas…”ucap Mr.aldin

“wait..wait..ibas dapat..kok bisa..?”Tanya Mr.aldin meledek

“ah…ya harus bisa lah..”ucap ibas

“iya..iya…”ucap MR.ALDIN

“ya..terakhir..
murid terbaik tahun ini dengan kategori…kelas inggris adalah….
Andriawan Abdi dan Galant Bellamy M.”

“yess…aku dapat gelar ini lagi…”ucap Andri

“haha..apa ku bilang..aku dapatkan..?”ucap Galant

“ya..aku juga dapat..”ucap Leti
“ya. Mr.atsmara dipersilahkan untuk naik keatas panggung..dan berfoto bersama orang-orang yang lainnya..”ucap miss.Domi

“ya.ayo naik..Ms.rektor dan Mr.haq telah menunggu..”ucap miss.Domi

“hey..cepatlah..”ucap Galant

“tenang....”ucap miss.Domi

“Andri kau okay..?”ucap Grafit

“mungkin saya bisa membantu ..”ucap miss.Domi

Andri pun terlihat pucat dan penuh keringat…

“Andri kau okay..?”ucap Grafit

“ya..kau baik..?”ucap Elis

“oh.god..TEMPAT INI AKAN HANCUR..KITA HARUS KELUAR DARI TEMPAT INI SEBELUM TERLAMBAT..”teriak Andri dengan muka panic

“come down okay…tenang,.ada apa sebenarnya..”ucap Jet

“API DIMANA-MANA…LAMPU PADA BERJATUHAN…DAN LANGIT-LANGIT AKAN RUNTUH..DAN MEMBUNUH KITA SEMUA…”teriak Andri dengan sangat ketakutan

“mungkin kita harus membawanya keluar sebentar..”ucap upi

“ya..ayo kita keluar dulu…”ucap Elis

“hey…lebih baik kau keluar juga…”ucap miss.Domi..

“ya..aku keluar..aku juga sudah dapat penghargaan ini..hehe ayo jo..”ucap Galant

“ngapain kita keluar juga..”ucap Leti

“hanya menge-check saja..”ucap Galant

“fine..”ucap Leti

“lebih baik aku keluar juga untuk memastikan Andri tak apa-apa..”ucap miss.Domi

“hey miss.lanjutkan pembagian piagamnya…”ucap seorang murid.

“okay..okay…”ucap miss maulia

“biar aku yang liat..”ucap MR.Aldin

“tidak..anda juga harus membantu mis Domi..”ucap pembawa acara

ia pun tak ikut keluar dan tetap didalam aula.

“apakah kau pikir ia akan baik-baik saja..?”Tanya Farid

“ya…aku rasa..”ucap Fauzi

“okay…lupakanlah saja..”ucap Dea

“hey…tak boleh begitu..”ucap Yuchan

“apa katamu lah..”ucap Dea

“sudah..sudah..kita lanjutkan saja pesta kita..”ucap daffa

“ya..kau benar..”Ucap Yuchan

Akhirnya Eka,Jet,Galant,Grafit,Ibas ,Leti,Elis ,upi dan Andri keluar dari ruangan aula.dan keluar kampus.Saat diluar kampus tepatnya ditempat pemarkiran mobil.

“hey..kau okay..?”ucap Elis

“aku melihatnya,,,aku bersumpah..itu sangat jelas..”ucap Andri

“ya..mungkin kau kelelahan..”ucap Grafit

“ya..kau mungkin sedang keleleahan karna terlalu capek untuk mempersiapkan ini semua..”ucap upi

“sudahlah..”ucap Galant

“hey…aku serius ya..soal ini..”ucap Andri agak kesal

“hey..biasa saja..”ucap Leti

“sudahlah…!! Kalian ini..”ucap Grafit

“oh..god..dimana miss.Domi dan Mr.aldin beserta Daffa,windy,Farid,Fauzi,sufi ,daffa ,Dea,mega,Yuchan..dan yang lain....?”ucap Andri dengan muka bingung

“mereka didalam..”ucap upi

“oh..shit..mereka akan mati.disana…!”teriak Andri

“Andri kau sudah gila..”ucap joanita

“KENAPA KAU TAK PERCAYA PADAKU..!!”teriak Andri

Lalu suara ledakan dan teriakan orang-orang dari dalam kampus terdengar keras…

DUAARRR..WUUZZZZ..DGEEERRR…

“oh..god…”ucap Andri sambil berlari menuju pintu masuk aula..

.”oh..shitt…tertutup..terkunci…!!”teriak Andri

“apa yang kau maksud…?”ucap Leti

“biar kucoba…”ucap Jet

Lalu Jet melihat suasana di dalam aula melalui sedikit celah-celah pintu dan runtuhan batu-batu..

“oh.shiit…kau benar…suasana didalam sangat kacau..api dimana-mana dan batu-batu langit-langit berjatuhan..”ucap Jet

“oh…tidak..”ucap Grafit

“miss, Domi.. dan mr.aldin mereka tewas..”ucap Jet..

“aku melihat tubuh mereka di atas panggung dengan reruntuhan batu-batu langit-langit diatasnya…mereka berdua tewas..”ucap Jet

“oh…tidak…”ucap upi

“Andri…apa kau..”ucap Eka

“kau..?”ucap ibas

“sudahlah…”ucap Elis

“ohh..god…kenapa ini tejadi..”ucap upi